🧑🎤 Jangan Melihat Orang Dari Luarnya Saja
Janganhanya melihat orang dari luarnya saja karena belum tentu apa yang terlihat dari luar mencerminkan isi hatinya yang sesungguhnya. Berharap itu bukan hanya diam, tapi tetap berdoa dan berusaha. Impian bukan untuk ditunggu, tapi juga di jemput. Setiap yang Tuhan ciptakan, pasti memiliki tujuan untuk kebaikan.
JanganMelihat Luarnya Saja - Poster Dakwah Yufid TV. Gelar, harta, dan kekuasaan adalah hal yang dibanggakan oleh kebanyakan orang. Sedangkan sebaliknya, orang miskin atau sejenisnya sering dianggap hina oleh sebagian manusia. Dan memang itulah realita kehidupan di dunia.
SabdaTuhan hari ini mengingatkan kita supaya jangan cepat menghakimi sesama dengan hanya melihat bagian luarnya saja. Mungkin ada di antara kita yang pernah terpengaruh sikap yang lebih cepat mengadili atau menghakimi, berprasangka buruk daripada melihat kebaikan sesama sebelum mengklarifikasinya. Kita diajak untuk melakukan pertobatan.
Selainbasa-basi, orang Jepang itu pintar menutupi hati dan pikiran sebenarnya. Di luarnya manis, belum tentu di dalamnya pun sama. Biasanya kalau malas ribet, saya mending menghindari untuk bertanya dan berbasa-basi. Makanya, untuk mengetahui apakah itu basa basi atau sungguh-sungguh, kita harus pandai menilai dan mengukur tingkat keakraban
JanganLihat Orang dari Luarnya (Saja) : A Tribute to Cumi Lebay. March 16, 2017 Monika Yulando Putri Uncategorized 1 Comment. Kabar kepergian Cumi Lebay, salah seorang travel blogger papan atas Indonesia, pada tanggal 3 Maret 2017 lalu terasa mengejutkan. Mas Cumi merupakan salah satu blogger yang paling berkesan bagi saya selama mengikuti
JanganPernah Meremehkan Orang Lain. ramdhan - Gaya Hidup, Motivasi. Rabu, Mar 11 2020 09:57. Bukan sesuatu hal yang baik untuk meremehkan orang lain, karena melihat penilaian dari luarnya saja, Anda tidak akan pernah tahu pada tempat apa, waktu kapan yang akan datang seseorang yang Anda remehkan bahkan dengan hina, bisa menjadi merupakan
5 Setiap orang berharga. Melihat bagaimana kehidupan orang lain yang tampak nyaman kerap bikin minder. Lupa kalau setiap manusia itu berharga dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri, lho. Itu tadi beberapa hal yang sering terlupakan akibat kerasnya hidup. Semoga kamu jangan ikutan, ya.
Sebab apa yang tampak belum tentu sama dengan yang di dalam. Seperti halnya banyak orang kini yang menghakimi wanita seperti Pekerja Seks Komersial (PSK) karena hanya melihat dari penampilan luarnya saja. Mengutip dari Allwomenstalk, Jumat (29/7/2016) setidaknya ada tiga hal keliru yang membuat orang menilai wanita murahan karena dari penampilan.
Discovershort videos related to jangan melihat orang dari luarnya saja on TikTok. Watch popular content from the following creators: 几ㄩ卂尺ㄥㄖɊㄥ卂Ɋ30(@nuarloqlaq30), 𝐧𝐚𝐳𝐰𝐚𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫𝐢🍫(@nazwa_andari), buayabetina(@anakangsanyamama), Daily story7-(@daily_story07), yudhianto962(@yudhianto962) .
tISUNKa. Ilustrasi foto via Ketika memilih teman jangan hanya melihat covernya saja, kenali betul bagaimana sikap perilakunya, karena dengan demikian kamu akan bisa berhati-hati dalam mempercayainya, sebab terkadang yang dilihatnya baik dari luar itu tidak setulus hatinya. Karena tidak sedikit kita temui seorang yang sangat baik dihadapan kita, namun dibelakang kita dia membicarakan kita habis-habisan. Kecewa? itu pasti, tapi mau bagaimana lagi tidak ada yang bisa menebak bagaimana hati seseorang. Jangan Hanya Melihat Luarnya Saja, Tapi Kenalilah Hatinya Ilustrasi foto via Jangan sampai kamu percaya kepada seseorang hanya karena kamu melihat keadaan luarnya baik, karena tidak sedikit orang yang luarnya baik, tapi hatinya sangat buruk. Jadi, kenalilah hatinya saat kamu berteman dengan seseorang atau hendak memulai pertemanan, agar nanti kamu tidak merasa kecewa dan tersakiti karena ulahnya yang tidak kita duga sebelumnya. Teman Adalah Cerminan Diri Kita, Maka Pastikan Kita Tidak Pernah Sembarangan Berteman Ketahuilah bahwa teman itu adalah cerminan diri kita, jika teman kita memiliki kebiasaan baik maka secara tidak langsung kita pun akan menjadi lebih baik karena kebiasaan-kebiasaannya. Begitu juga sebaliknya, jika teman kita buruk, sebaik apapun kita tentu pada akhirnya akan terkontaminasi akan menjadi sepertinya, meski tidak secara langsung tapi secara perlahan kebiasaan buruknya akan berdampak kepada kita. Jangan Sampai Kita Salah Melangkah Karena Salah Berteman Jika kita salah dalam memulai pertemanan, maka kita akan salah melangkah menuju jalan yang hanya akan merugikan kita dihadapan Tuhan. Oleh karena itu penting sekali kita tahu bagaimana karakter seseorang yang akan kita ajak berteman, bukan untuk pilih-pilih teman, tapi alangkah lebih baiknya kita berhati-hati, sebab teman banyak sekali pengaruhnya kepada kehidupan kita. Namun Jangan Sering Berburuk Sangka Pula Kepada Orang Lain, Jangan Apa-apa Kita Anggap Buruk Sebab Tidak Sama Dengan Pikiran Kita Akan tetapi jangan sampai hati dan pikiran kita buruk hanya karena keadaan luar dia yang tidak sesuai dengan persepsi kita. Karena tidak sedikit dari kita yang lumayan egois memprediksikan orang lain buruk, hanya karena dilihat dari luarnya tidak ada yang bisa mencerminkan dia baik. Padahal cover kadang memang menipu, justru hatinyalah yang tulus dan sangat baik. Bijaklah Mengendalikan Hati dan Pikiran Ketika Bertemu Dengan Orang Baru Ada beberapa hal yang harus kamu kenali dari dirinya, yaitu tentang sikap dan perilakunya, karena yang namanya kebiasaan akan muncul dengan sendirinya walau ia sudah bersusah payah menyembunyikannya. Jadi, bijaklah kita mengendalikan hati dan pikiran saat bertemu dengan orang baru, apalagi jika dia yang mendekat ingin berteman dengan kita, jangan menolak hanya karena penampilannya buruk dan jangan terlalu percaya karena penampilannya sangat baik.
Dalam bersosialisasi maupun berinteraksi sosial dengan masyarakat, penting sekali kita tidak melihat fisiknya saja tetapi penting sekali jeli dalam melihat watak, karakter maupun sikap seseorang. Jangan sampai kita salah menilai sehingga mengakibatkan orang lain sakit hati. Penting sekali kita mencermati terlebih dahulu dan mendalami seseorang, sehingga tidak menilai dari fisik dan sekilasnya saja. Jangan sampai kita hanya menilai orang dari luarnya saja karena hal itu tidaklah baik. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, perlu kita ketahui empat alasan jangan pernah menilai orang dari luarnya saja. 1. Tampilan luar bukanlah karakter seseorang Harus diketahui bahwa menilai seseorang tidak hanya dari tampilan luar tetapi haruslah dengan cara mengenal lebih dalam. Fisik seseorang yang sepertinya menakutkan tetapi belum tentu karakternya keras dan kejam. Maka dari itu, tampilan luar seseorang bukanlah bagian dari watak dan karakternya. Sebaiknya berkenalan dulu lebih dalam. 2. Jangan sampai tertipu Melihat tampilan luar saja, sangat mungkin menipu kita. Banyak orang yang beranggapan buruk terhadap tampilan pakaian dan wajah seseorang yang lain dari orang pada umumnya, tetapi sebenarnya dia baik jika kita bisa mencermati lebih dalam. Banyak orang yang termakan oleh omongan-omongan orang lain. Misalnya salah seorang mengatakan si dia merupakan orang yang jahat padahal faktanya tidak. Hal tersebut telah menipu orang lain. 3. Menghindari terjadinya permusuhan Coba kita bayangkan, bagaimana bila seseorang itu termakan omongan negatif orang lain padahal itu bukanlah kebenaran. Maka, yang terjadi adalah sakit hati dan muncullah permusuhan. Sebab itulah, jangan pernah menilai orang dari fisiknya saja tetapi tetap setia dalam tugas dan jabatan. 4. Mencegah kecurigaan atau prasangka buruk Terlalu berbahaya ketika kita menaruh kecurigaan atau prasangka buruk terhadap orang lain hanya karena dia orang yang bicaranya kuat dan terlihat menyeramkan. Kita diajak untuk tidak melihat dari sisi fisik tetapi harus secara keseluruhan agar tidak ada kecurigaan atau prasangka buruk terjadi. Karena itulah, sudah sepantasnya kita semakin baik menilai orang lain dan berpikir positif. Dengan adanya empat alasan tersebut, sebaiknya kita tidak menilai orang lain dari luarnya saja. Hal tersebut agar kita tidak berpikiran negatif lagi.
QuoteQuoteQuoteSEBELUM MELIHAT ISI THREAD INI LEBIH LANJUT MARI SEJENAK MEMBACA BERITA DIBAWAH GANQuoteQuote“Don’t judge a book by its cover atau yang biasa diartikan "Jangan menilai orang hanya dari luarnya saja tapi juga dalamnya".Nasehat ini sudah sangat kita kenal sejak lama, kita pun sangat fasih diingatkan untuk tidak menilai orang sekedar dari tampilan yang terlihat, seperti cara berpakaian kita juga jangan menilai berdasarkan tindak tanduk, bahasa tubuh, ekspresi wajah, cara bicara, dan sebagainya, pokoknya sesuatu yang tampak kasat mata mesti melihat ”dalamnya”, yaitu kepribadian, kemampuan, pengetahuan, sifat dan hal-hal lain yang barangkali tidak langsung yang sangat bijak, tapi apa mudah untuk betul-betul bebas dari kecenderungan menilai apa yang tampil di luar? Pepatah tersebut sepertinya layak diberikan kepada pemilik dan karyawan sebuah showroom jual - beli mobil Isuzu di kota baikod, Filipina Pemilik dan karyawan showroom tersebut mengabaikan seorang pengusaha restoran yang hendak membeli sebuah truk Isuzu DMAX. Saat memasuki showroom tersebut pengusaha restoran yang bernama Reinhard Celis heran dan bingung ketika tak ada satupun karyawan showroom ia sempat dimarahi oleh sejumlah karyawan. Melihat perlakuan buruk yang ia terima. Reinhard yang juga merupakan seorang chef langsung sadar bahwa pakaiannya dianggap tidak layak untuk masuk ke showroom mobil itu. Akhirnya ia memutuskan untuk menelepon bank dan memesan sebuah mobil Mitsubishi hitungan beberapa jam, ia mendapatkan apa yang ia inginkan dengan mudah. Dilansir Viral4real, Rabu 7/7/2015 pemilik dan karyawan showroom tersebut dilaporkan terkejut dan malu. Ini setelah memperlakukan calon pembeli dan menyadari kesalahan mereka yang telah salah menilai baca berita diatas gan, Mari lanjut ke isi thread utamaQuoteKejadian diatas sangat sering terjadi di kehidupan sehari hari kita gan,agan dan aganwati pasti pernah mengalami kejadian seperti yang diberitakan diatas. Baik ketika agan dan aganwati menilai seseorang dari penampilan yang terlihat oleh mata saja ataupun ketika agan dan aganwati dipandang oleh orang lain dari penampilan atau yang tampak oleh mata tanpa berusaha menilai yang tidak tampak oleh mata. Jujur saja kita sebagai manusia biasa terkadang masih menilai seseorang dari penampilan luarnya saja, Hanya karena penampilan luar yang memberi kesan negatif kita terkadang tanpa kita sadari mempunya kebiasaan buruk yaitu menilai dan menghakimi orang lain tanpa mau mengetahui lebih dalam tentang seseorang yang kita berikan penilaian negatif. Memang sangat manusiawi jika bertemu dengan orang pertama kali, memberi penilian terhadap penampilan orang adalah hal yang sering sulit dihindari. Mulai dari warna baju yang tidak matching, dandanan yang menor, atau gaya bicara yang medok dan lucu sering kita jadikan bahan penilaian. Padahal sejak dulu kita sudah tahu, menilai hanya dari penampilan sebenarnya merampas kesempatan kita mengenal pribadi seseorang yang sebenarnya Tak dapat dipungkiri, saat bertemu bertemu orang lain cara pertama yang paling mudah dilakukan untuk memberi penilaian adalah dengan melihat penampilannya. Ketika melihat perempuan yang keluar hanya dengan menggunakan hot pants. kita bisa jadi dengan mudah melabelinya dengan sebutan “murahan” !. Apalagi jika perempuan tersebut terlihat punya banyak teman pria, penilaian negatif pun dengan mudah kita lekatkan pada orang yang bersangkutan. Kebiasaan ini mungkin tanpa sadar kerap kali kita lakukan. Kita yang katanya muda dan berpikiran terbuka, menilai orang lain hanya dari sekilas pandang. Mungkin sebagai manusia kita lupa, bahwa setiap manusia punya sisi berbeda. Dengan hanya menggantungkan kemampuan indera pengelihatan, kita bisa dengan gampangnya memberi tanggapan. Meskipun Tuhan memberikan kita kedua belah mata yang sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya, tapi mata tetaplah mata yang hanya bisa melihat sisi permukaan saja. Mata kita bukan alat bor yang bisa menelusuri sisi terdalam dari orang lain. Indera pengelihatan kita yang satu ini memiliki keterbatasannya sendiri. Isi hati dan kepribadian seseorang adalah sisi yang tidak bisa ia telusuri. Karena itu rasanya terlalu cepat bila kita menilai orang lain hanya dari pertemuan singkat. Tanpa bermaksud menggurui, memberi penilaian dengan hanya menggantungkan pada penampilan terasa terlalu dini. Kita butuh waktu untuk mendalami sisi personaliti seseorang. Mereka yang dari luar terlihat dingin bisa jadi memiliki ketulusan yang belum terselami. Sebaliknya, orang yang dari luar terasa menyenangkan mungkin saja di dalamnya punya sifat yang sebetulnya menjengkelkan. Kita bukan malaikat yang tahu semua hal kan? Harus diakui sulit memang kita melepaskan sepenuhnya kebiasaan melihat dari orang lain dari penampilan. Selalu ada masa di mana kita menumpukan pendapat dari sesuatu yang bisa terlihat. Akan tetapi, ada baiknya sebelum kita memberi penilaian, luangkan waktu terlebih dahulu mengenali orang dari bagian lainnya. Mulailah melatih diri untuk mau menyelami sisi terdalam dari seseorang. Ketika kita membiasakan diri untuk tidak terpaku menilai orang lain dari sisi luarnya saja, sesungguhnya akan ada banyak keuntungan yang kita dapatkan. Keuntungan tersebut adalah kesempatan untuk mengenali orang secara lebih dalam. Selalu ada kejutan yang kita dapatkan ketika memutuskan untuk mengenal orang lain secara lebih mendetail . Seseorang yang pada awalnya kita nilai biasa-biasa saja, bisa jadi justru memiliki sisi yang begitu istimewa di dalam Agar Mampu Melihat Orang Lain Tanpa Melihat Cover/Penampilan Luarnya SajaMerubah Cara PandangQuoteMengubah cara pandang jelas bukan sesuatu yang gampang. Tapi, bukan berarti tidak bisa kita lakukan. Dengan kemauan yang kuat, pelan-pelan kita dapat merubah arah pemikiran. Dari yang tadinya sibuk menilai orang dari kemasan luar menjadi lebih detail dengan sisi terdalam. Kuncinya? Tantang dirimu. Ketika kamu menyimpulkan sesuatu, tanyakanlah pada diri sendiri “Benarkah kesimpulan yang baru aku buat ini? Logiskah alur pemikiranku? Atau semua itu hanya prasangka dan aku sudah tak sengaja menjadikan orang lain korbannya?” Selalu ada sisi baik dari setiap insan meski penampilan luarnya tidaklah menyenangkan. Kamu, saya, dan mereka memiliki porsi yang sama untuk dinilai dengan lebih baik lagi. Tuhan itu luar biasa; dan tidak ada manusia yang diciptakan-Nya dengan Agan Aganwati merasa Thread ini Bermaanfaat Tolong Bantu jadi Rekomendasi HT Link DibawahQuoteJANGAN LUPA RATE 5, CENDOL SAMA KOMENTNYA GAN Quote Pengalaman Agan Aganwati QuoteOriginal Posted By juga pernah dianggap gitu gan di salah satu stand pameran komputer,ane pake sendal jepit dan baju yg lusuh. ane ke pameran komputer itu memang rencananya mau ngerakit pc baru, dan setelah melihat-lihat,masuklah ane ke salah satu stand yg cukup besar disitu,keadaan di stand tsb tidak terlalu ramai alias sedang2 aja,tapi sampai sekitar 15 menitan ane di dalem situ ga ada satu pun penjaga stand yg melayani ane,entah 3 penjaga stand disana kaya males bgt ngelayanin ane,trus ane panggil mas2nya,dia nyamperin dan langsung tanya "mau beli apa?",ane bilang mau rakit pc mas,dia langsung nawarin ane pc bekas spek paling rendah ditempat itu gan...,waduh dalem hati ane kok gini amat ya pelayanannya,trus ga lama tu penjaganya langsung ngeloyor entah kemana...etdah ane ditinggal gitu aja gan ga beberapa lama dateng lagi orang,dan ternyata itu pemiliknya gan,masih muda umurnya,bersih,dan ramah banget nyapa ane,dia tanya bisa dibantu apa....wah hati ane yg tadinya gondok dgn pelayanan anak buahnya seketika itu langsung hilang,ya langsung aja ane minta rakit pc sama dia,dan total pc yg ane rakit waktu itu sekitar 9jutaan,dan setelah ane bayar baru ane ceritain kelakuan anak buahnya yg tadi,dia minta maaf. ya ane sih cuma berharap semua orang jangan terlalu cepat menilai buruk seseorang sebelum kita bener2 tau siapa dia sebenarnya... di amerika ada orang yg sehari2nya berdandan ala anak punk,dengan tatto di beberapa bagian tubuhnya yg bikin beberapa orang yg ngeliat langsung menilai dia itu sampah masyarakat dsb,tetapi ternyata pekerjaan aslinya adalah seorang dokter bedah terbaik di salah satu rumah sakit,dan mungkin aja suatu saat nanti orang yg menilai dia sampah masyarakat itu hidupnya akan diselamatkan oleh sang dokter bertato tersebut.... 09-07-2015 0625
jangan melihat orang dari luarnya saja